Presiden Berikan Apresiasi atas Pencapaian Rumah Pendidikan di WSIS Prizes pada Sidang Kabinet Paripurna

Presiden Berikan Apresiasi atas Pencapaian Rumah Pendidikan di WSIS Prizes pada Sidang Kabinet Paripurna

Edu

Aplikasi Rumah Pendidikan baru-baru ini meraih gelar juara pertama pada ajang bergengsi World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 di Jenewa, Swis, untuk kategori e-Government. Pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah bagi dunia digitalisasi nasional karena untuk pertama kalinya Indonesia berhasil memenangkan kategori tersebut sejak WSIS Prizes pertama kali diselenggarakan pada 2012.

Prestasi internasional ini mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 20 Juli 2026. Dalam sidang tersebut, kepala negara menyampaikan rasa bangganya atas langkah transformasi digital Indonesia yang mendapatkan pengakuan tertinggi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui International Telecommunication Union (ITU).

“Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat saudara-saudara. Kita tidak cepat puas, perjalanan masih jauh, tapi kita ingin memperbaiki semua sekolah kita. Tahun ini kita akan selesai 77 ribu sekolah renovasi, tahun depan target kita 100 ribu, tahun 2028 100 ribu. Kita berharap di 2029 seluruh sekolah Indonesia sudah direnovasi,” imbuh Kepala Negara seperti dikutip dari presidenri.go.id.

Video: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Berikut adalah taklimat lengkap Presiden Prabowo terkait pencapaian tersebut beserta dampaknya bagi peningkatan mutu pendidikan Indonesia di masa depan:

“Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB, ya, International Telecommunication Union memberi penghargaan tertinggi kepada kita, Indonesia, dari 122 negara, ya, dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan, bahwa kita punya apps yang dilaksanakan oleh Menteri Dikdasmen, ya, Kementerian Dikdasmen, Rumah Pendidikan, portal interintegrasi dengan interactive flat panel yang kita bagikan, telah digunakan oleh lebih dari 6,9 juta pengguna, menyediakan 4.843 sumber belajar gratis, dan membantu ratusan ribu guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat, saudara-saudara.”

— Presiden Prabowo Subianto

Jadi Sorotan Utama Media Massa Nasional

Keberhasilan Rumah Pendidikan dalam meraih penghargaan tertinggi PBB ini memicu gelombang sentimen positif dari publik dan menjadi sorotan utama di berbagai media massa nasional. Dikutip dari ANTARA (20/7), media nasional tersebut menyoroti efektivitas platform Rumah Pendidikan yang kini telah memiliki 6,9 juta pengguna. Aksesibilitas 4.843 materi pembelajaran gratis ini dinilai membantu memangkas kesenjangan mutu pendidikan, serta mendukung kinerja para tenaga pengajar yang bertugas di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Sementara itu, Tirto.id (20/7) menggarisbawahi pernyataan Presiden yang optimis bahwa penghargaan berskala global ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mengakselerasi transformasi digital pendidikan dan Indonesia sedang melakukan lompatan besar. "Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat," ujar Presiden.

Komitmen INA Digital Edu Dukung Akselerasi Pendidikan

Menanggapi momentum ini, INA Digital Edu menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung akselerasi ekosistem pendidikan digital melalui kolaborasi erat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), termasuk pengembangan Rumah Pendidikan secara berkelanjutan dan menyediakan akses materi pembelajaran digital berkualitas. 

Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas pencapaian Rumah Pendidikan pada Sidang Kabinet hari Senin 20 Juli 2026

Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Komitmen ini selaras dengan target jangka panjang pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia, di manapun mereka berada, memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan bermutu demi meraih masa depan gemilang dan memiliki daya saing global.


***

Simak beberapa liputan media nasional soal kemenangan Rumah Pendidikan di ajang WSIS Prizes 2026 dan taklimat Presiden:


© 2025 INA Digital Edu

© 2025 INA Digital Edu

© 2025 INA Digital Edu